Tahapan Lengkap Perkembangan Janin 6 Hingga 9 Bulan

Melanjutkan materi tentang perkembangan janin di rahim usia 1 hingga 5 bulan, janin di usia lebih dari 5 bulan akan menunjukkan kecenderungan lebih aktif di dalam rahim sang ibu. Gerakan janin ini akan bisa dirasakan oleh ibunya, sekaligus sebagai pengalaman yang menyenangkan, apalagi jika hal ini terjadi pada kehamilan yang pertama. Salah satu cara mudah lebih bisa berinteraksi dengan calon bayi adalah dengan menggosokkan tangan ke bagian perut.

janin

Dalam tahapan perkembangan janin 6 hingga 9 bulan, seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, ukuran perut wanita hamil juga semakin membesar, rahim akan berukuran kira-kira sebesar bola sepak, diikuti dengan bobot tubuh yang kian bertambah. Kekuatan wanita hamil akan semakin menurun karena besarnya “tanggungan” yang dibawanya. Memasuki usia 6 bulan, berarti wanita hamil memasuki trimester yang ketiga. Mulai ada banyak keluhan seperti kram kaki, kaki bengkak, insmonia (sulit tidur), hemoroid dan konstipasi (susah buang air besar) serta kesulitan bernapas.

perkembangan janin

Memasuki usia kehamilan bulan keenam, konsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan (Sp.OG) atau bidan harus semakin intensif dilakukan, untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh ibu dan calon bayinya. Jika diperlukan bisa dilakukan pula pemeriksaan khusus untuk mengetahui atau mendeteksi kondisi tertentu seperti diabates, preeklamsia, atau penyakit dan gangguan lainnya. Perlu dukungan sepenuhnya dari pasangan sebagai suami yang siaga terhadap kehamilan istrinya.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seorang wanita hamil yang memasuki bulan keenam, antara lain pola makan sehat yang kaya serat yang berasal dari sayur dan buah demi menjaga perkembangan janin 6 hingga 9 bulan. Selain itu, perlu diperhatikan pula aktivitas fisik berupa olah raga untuk menjaga peredaran darah tetap baik. Olah raga memang diperlukan tapi harus menyesuaikan dengan kondisi kandungan. Olah raga ringan yang bisa dijalankan ibu hamil contohnya jalan kaki atau berenang. Selain itu, jika ingin merasa rileks, wanita hamil juga boleh berendam di dalam air hangat. Selain agar lebih rileks dan nyaman, bisa digunakan untuk meringankan kaki yang mengalami pembengkakan.

Dengan menjaga kesehatan ibu dan janin dari sejak awal, diharapkan janin akan terus berkembang dengan optimal tanpa resiko cacat hingga waktu persalinan serta tidak membahayakan sang ibu hingga nanti akhirnya saat kelahiran anaknya. Perkembangan janin harus senantiasa dipantau hingga mendekati waktu kelahiran yaitu sampai usia kehamilan 9 bulan. Berikut ini paparan tentang perkembangan janin di rahim usia 6 hingga 9 bulan:

Bulan Keenam

Pada bulan keenam ini, kulit calon bayi akan menebal daripada usia sebelumnya. Kerangka berkembang cepat serta sistem pernafasan juga lebih sempurna dari usia kehamilan sebelumnya. Indera penciuman bayi sudah semakin membaik karena mulai berfungsinya  hidung bayi (nostrils). Selain indra penciuman, indera penglihatan, perasa, dan pendengaran juga menunjukkan perubahan yang lebih baik. Untuk perubahan bagian tubuh janin, lapisan lemak terus berkembang, hati dan sistem kekebalan tubuh juga berkembang, rambut terus tumbuh, mata bayi sudah bisa berkedip, retina mata sudah terbentuk, dan posisi kepala sudah mulai mengarah ke arah bawah. Ukuran janin berkisar 28 cm dan 33 cm dengan berat sekitar hampir 1 kg pada akhir bulan keenam ini.

janin 6 bulan
janin 6 bulan

Bulan Ketujuh

Pada bulan ketujuh kehamilan, seorang wanita hamil akan mengalami stimulasi hormon prolaktin yang memicu pembentukan air susu ibu (ASI) untuk pertama kalinya. Bayi akan memiliki sensitifitas semakin jelas, bayi sudah bisa mengidentifikasi perubahan suara, cahaya, rasa, serta juga mampu menghasilkan air matanya. Selain itu otak bayi sudah bisa mengendalikan nafas dan mengatur suhu badannya sendiri. Ciri yang lain pada janin adalah kemampuan dalam hal berkemih yang sudah mulai dimiliki, tulang janin sudah mulai mengeras dan memadat serta otaknya sekarang sudah berkembang pesat karena menghasilkan milyaran sel baru. Karena pertumbuhan tubuh janin semakin pesat, otomatis berat tubuhnya juga semakin besar, sehingga ibu akan sering merasakan janin bergerak karena perubahan posisinya atau karena tendangannya. Pertambahan lemak tubuh janin juga bertambah, sehingga berpengaruh kepada perkembangan ukuran janin, yaitu di akhir bulan ke tujuh sebesar kira-kira 38 cm dengan berat sekitar hampir 1,35 kg. Wanita hamil pada usia kehamilan tujuh bulan akan merasakan ketidaknyamanan di daerah penggul dan perut.

janin 7 bulan
janin 7 bulan

Bulan Kedelapan

Ciri yang muncul pada kehamilan bulan kedelapan adalah janin sudah memiliki wajah yang menyerupai wajah yang mirip dengan dua orang tuanya, jari-jari bayi baik kaki dan tangan mulai terbentuk sempurna, paru-paru bayi sudah mulai matang, aktivitas bayi menendang akan semakin berkurang karena ruangan dalam rahim sudah sempit dipenuhi oleh tubuh janin yang semakin besar. Selain itu dahi dan bulu matanya sudah berkembang sempurna, mata janin bisa bergerak dengan cara berkedip.  Tubuh janin semakin kuat dengan dilengkapi pembentukan sistem kekebalan tubuh melalui antibodi yang dikirimkan ibu, dan semakin siap untuk dilahirkan dengan ginjal dan liver yang telah bisa berfungsi. Sang ibu, untuk usia kehamilan ini tinggal menunggu posisi kepala bayi yang harusnya kepala berada di bawah saat akan digunakan untuk persalinan normal. Ukuran janin berkisar antara 40 cm dan 43 cm dengan berat sekitar hampir 2 sampai 2,5 kg.

janin 8 bulan
janin 8 bulan

Bulan Kesembilan

Pada usia ini, janin akan mengeluarkan hormon cortisone, fungsinya untuk membantu mematangkan organ pernafasan. Janin belajar untuk bernafas walaupun masih dilakukan di dalam air. Kuku bayi sudah terbentuk dengan sempurna. Karena tinggal menunggu waktu menuju ke persalinan, posisi janin sudah mulai turun ke arah pelvik. Rambut janin tumbuh semakin lebat dari hari ke hari. Karena proses perkembangan janin telah selesai, maka janin akan siap dilahirkan. Ukuran janin pada saat ini berkisar 41 sampai 47 cm dengan berat kurang lebih hampir 2,8 kg sampai 3 kg. Pada bulan ke sembilan ini, wanita tinggal menunggu hari perkiraan lahir (HPL).

janin 9 bulan
janin 9 bulan

Tiap tahap perkembangan kehamilan pada trimester ketiga harus selalu dikontrol, agar saat persalinan, seorang ibu benar-benar siap dengan kondisi fisiknya dan bisa melahirkan anak yang sehat. Ancaman sakit pada saat hamil pada wanita harus selalu diwaspadai agar tidak mengganggu kesehatan janin yang dikandung.

Metode cara melahirkan saat ini bisa dengan secara normal atau pun menggunakan jalan operasi caesar. Ketika sang bayi sudah lahir, ibu dan bayi juga masih harus selalu dikontrol kesehatannya. Pada masa nifas, kandungan wanita juga masih rentan, dan organ reproduksinya belum kembali sehat seperti semula. Perlu ada kontrol atau konsultasi lagi dengan dokter saat persalinan juga telah dilalui. Jangan lupa untuk memberikan asupan gizi yang baik kepada bayi yang telah dilahirkan. Gizi yang baik tersebut berupa air susu ibu (ASI) yang diberikan secara eksklusif minimal 6 bulan, karena meminumnya akan meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh bayi, sehingga tidak rentan terhadap penyakit.

Itu dia penjelasan lengkap tahapan perkembangan janin 6 hingga 9 bulan, semoga bermanfaat dan semoga proses persalinannya berjalan lancar, tanpa halangan apapun.

Related Post to Tahapan Lengkap Perkembangan Janin 6 Hingga 9 Bulan

error: Content is protected !!