Perubahan Fisik Pada Ibu Hamil Selama Kehamilan

Perubahan fisik pada ibu hamil pada umumnya terjadi karena memang adanya hormon-hormon yang muncul saat kehamilan dan merangsang pertumbuhan organ maupun merubah bentuk fisik pada ibu hamil. Selain itu saat hamil, sang ibu juga pada umumnya akan mengalami keluhan-keluhan yang diderita. Keluhan-keluhan itu bisa saja mengakibatkan adanya perubahan fisik ibu hamil. Berikut penjelasan mengenai tanda-tanda perubahan tubuh ibu hamil.

perubahan fisik pada ibu hamil

Tanda-tanda Perubahan Fisik Pada Ibu Hamil

Perubahan fisik yang utama saat terjadi kehamilan adalah pada payudara. Pertumbuhan payudara pada awal kehamilan tidak terlihat. Namun saat awal-awal kehamilan payudara akan teras lunak, puting akan meningkat kepekaannya. Bahkan saat awal kehamilan kadang kala payudara tidak akan signifikan pertumbuhannya. Hanya menyesuaikan dengan pertumbuhan tubuh. Pada saat bulan ketujuh pada umumnya payudara sudah memproduksi kolostrum atau makanan bayi yang utama.

Perubahan fisik lain yang terlihat adalah adanya pertumbuhan kuku dan rambut yang kadang tidak seperti sediakala. Pada umumnya ada perubahan pertumbuhan rambut yang tidak normal. Seperti rambut yang tumbuh di perut ataupun rambut yang berubah menjadi tipis. Anda tidak usah heran ketika rambut alis menjadi tipis atau rambut kepala yang menjadi kusut. Bahkan beberapa kasus ada rambut yang tumbuh di perut. Hal ini akan kembali normal saat sudah melahirkan.

Inilah Tanda Perubahan Fisik Pada Ibu Hamil Trimester 3

Ada beberapa perubahan fisik pada ibu hamil yang cukup signifikan saat ibu hamil sudah memasuki usia kehamilan trimester ke-tiga. Pada umumnya saat trimester ke-tiga pertumbuhan payudara ikut meningkat. Tak hanya itu saja perut juga akan semakin membesar sesuai dengan usia kehamilan. Selain itu ibu hamil pada umumnya juga mengalami varises. Hal ini disebabkan oleh adanya peningkatan volume darah sehingga aliran selama masa kehamilan akan menekan daerah panggul dan kaki. Sehingga vena pada daerah tersebut menonjol. Pada akhir kehamilan bayi juga akan menekan vena yang ada di daerah panggul. Sehingga ibu hamil mengalami varises. Selain itu varises juga bisa disebabkan karena faktor keturunan. Oleh karena itu ibu hamil disarankan untuk banyak berjalan-jalan saat pagi hari. Ketika istirahat sebaiknya kaki diangkat keatas untuk menghindari hal ini.

Selain varises, saat kehamilan sudah semakin tua, pada umumnya ibu hamil akan mengalami kontraksi perut, kram kaki bahkan kaki yang membengkak. Kontraksi perut bisa diakibatkan karena adanya perubahan hormonal. Sedangkan untuk kram kaki dan kaki yang bengkak hal ini akibat adnya peredaran darah yang tidak lancar. Selain itu tekanan daerah pada kaki ibu hamil juga menyebabkan hal ini. Hal ini kadangkala juga disebabkan oleh retensi cairan yang ada pada ibu hamil. Selain kram pada umumnya ibu hamil tua juga mengalami konstipasi. Permasalahan ini akibat tekanan rahim yang besar sehingga meningkatkan hormon progesteron.

Perubahan fisik pada ibu hamil wajar terjadi selama kehamilan. Selama kehamilan banyak hormon-hormon yang diproduksi sehingga menimbulkan banyak perubahan fisik. Perubahan fisik tersebut bukanlah masalah besar karena memang proses kehamilan membuat ibu hamil menjadi memiliki perubahan. Hal ini karena adanya bayi atau janin yang ada di dalam perut sehingga membuat perubahan fisik. Perubahan ini akan kembali normal setelah ibu hamil melahirkan.

Related Post to Perubahan Fisik Pada Ibu Hamil Selama Kehamilan

error: Content is protected !!