Perkembangan Janin di Rahim Usia 1 Hingga 5 Bulan

Hamil. Suatu proses yang sangat ditunggu oleh banyak wanita. Proses kehamilan adalah suatu masa di mana seorang wanita membawa embrio calon bayi tumbuh di dalam tubuhnya. Embrio calon bayi tersebut umum juga disebut dengan janin. Perkembangan janin 1 hingga 5 bulan seluruhnya yang terjadi di dalam rahim seorang wanita, biasanya berlangsung dalam jangka waktu penuh selama 9 bulan. Jarak waktu tersebut dihitung sejak awal periode menstruasi yang terakhir hingga saat waktu melahirkan.

sperma
sperma

Perkembangan janin diawali dari proses terjadinya pembuahan sel telur oleh sel sperma, yang masing-masing membawa materi genetik dari seorang wanita dan pria. Biasanya jutaan jumlah sperma akan berebut untuk bisa membuahi satu buah sel telur tiap bulannya. Tetapi pada akhirnya hanya ada satu sel sperma saja yang bisa menembus sel telur, sehingga bisa dibuahi.

Setelah tahap pembuahan terjadi maka akan terjadi perkembangan janin di dalam rahim atau endometrium. Perkembangan janin 1 hingga 5 bulan dapat dijelaskan atau dipaparkan sebagai berikut:

Bulan Pertama

minggu 1

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, perkembangan janin dihitung sejak awal periode menstruasi sebagai minggu pertama. Termasuk di dalamnya saat pertemuan antara sel telur dan sel sperma di tuba faloppi hingga akhirnya menempel pada dinding endometrium atau rahim. Hanya satu sel sperma yang mampu memenangkan persaingan dari sekian juta jumlah sperma yang berusaha masuk ke indung telur.

tlrsperma

Sel telur yang sudah dibuahi oleh sperma tersebut akhirnya akan mengalami sekian proses pembelahan. Pembuahan kemungkinan terjadi pada minggu kedua proses kehamilan. Sel telur yang sudah mengalami pembelahan menempel pada dinding rahim (endometrium) disebut dengan blastosit. Ukurannya tergolong masih sangat kecil, dengan diameter 0,1 – 0,2 mm, disebut juga dengan istilah embrio.

blastosit
blastosit

Pada proses ini dihasilkan hormon kehamilan, Chorionic Gonadotropin (HCG), sebagai petunjuk adanya kehamilan saat dilakukan test. Terbentuk pula kantung kehamilan yang fungsinya sebagai pelindung janin dari air ketuban. Pada bulan pertama ini, juga mulai terbentuk plasenta yang fungsinya sebagai penyalur makanan atau nutrisi dari tubuh ibu hamil ke embrio di dalam rahim. Akhir minggu keempat, janin terlihat sudah membentuk struktur manusia, terbentuk otak, tulang belakang serta jantung, dan ukurannya sekitar 1,25 sampai 3 mm, dengan berat kurang dari 1 gram.

janin-1-bulan
janin 1 bulan

Bulan Kedua

Embrio atau janin akan terus mengalami perkembangan. Diawali dengan pembentukan lapisan eksoderm, mesoderm dan endoderm. Lapisan eksoderm ini berkembang membentuk sistem saraf pada janin tersebut, dilanjutkan membentuk otak, tulang belakang, kulit serta rambut. Mesoderm akan berkembang membentuk organ jantung, buah pinggang, tulang dan organ reproduktif. Lapisan paling dalam endoderm berkembang membentuk usus, hati, pankreas dan pundi kencing. Jantung sudah mulai bekerja dan berdenyut. Wajah dan bagian utama otak tampak terlihat, termasuk pula mata hidung, bibir serta lidahnya. Terbentuk pula telinga, tulang dan otot di bawah kulit yang tipis. Anggota gerak berupa lengan kaki dan tangan sera jari jemari juga mulai tampak. Ukuran janin sekitar 31 sampai 44 mm pada akhir bulan kedua, serta beratnya 4 sampai 5 gram.

janin 2 bulan
janin 2 bulan

Bulan Ketiga

Saat memasuki bulan ketiga jenis kelamin janin sudah mulai terbentuk. Jantung sudah mulai lebih keras berdetak, dan juga mulai bisa sedikit bergerak di dalam rahim. Gerakan tersebut bisa berupa perubahan posisi janin dengan berputar, memanjang atau bergelung. Rambut dan kuku mulai terbentuk. Wajah, telinga, kelopak mata, dan anggota gerak kaki dan tangan kian mengalami penyempurnaan. Ukuran janin pada akhir bulan ketiga berkisar ukuran 80 sampai 93 mm dan beratnya sekitar 24 sampai 45 gram.

janin 3 bulan
janin 3 bulan

Bulan Keempat

Detak jantung bayi semakin menguat pada bulan keempat perkembangannya. Perkembangan juga terjadi pada tulang dan sum-sum tulang. Janin sudah mulai aktif bergerak menggunakan tangan dan kakinya, dan ia mampu menggenggam tangan, mengisap ibu jari, mulai berlatih untuk bernapas dan menelan. Kelopak mata masih tampak tertutup, namun janin sudah mulai bisa mendengar. Janin akan berukuran kira-kira  12,5 sampai 14 cm dengan berat 120 sampai 150 g  pada akhir bulan keempat ini. Pada bulan-bulan ini pula banyak sekali penyempurnaan tubuh janin, sehingga sangat membutuhkan sekali nutrisi yang diambilnya dari ibu melalui plasenta.

janin 4 bulan
janin 4 bulan

Bulan Kelima

Pada bulan kehamilan kelima, janin sudah sangat lebih sempurna. Wujud seperti bayi sudah tampak, meskipun ukurannya masih sangat kecil. Fungsi pendengaran oleh telinga sudah berjalan, bagian-bagian organ yang ada di kepala seperti telinga, mata, hidung sudah lebih sempurna dan jelas bentuknya. Bayi mulai bisa merasakan sentuhan yang diberikan padanya terutama oleh ibu. Lapisan lemak bayi juga mulai berkembang untuk menjaga suhu tubuhnya.

janin 5 bulan
janin 5 bulan

Selain sentuhan, bayi juga sudah bisa mendengar dan melihat cahaya yang masuk ke dinding rahim. Hormon seorang wanita yang hamil pada usia bulan kelima akan mengalami peningkatan pada estrogen dan progesteron. Ukuran janin pada akhir bulan kelima akan mencapai kira-kira 19 sampai 22 cm dengan berat kurang lebih 350 gram. Pada usia kehamilan ini pula janin akan diselimuti vernix caseosa, semacam lapisan lilin yang melindungi kulitnya dari luka, terjadi pula penyempurnaan kerja paru-paru dan sistem pernafasan, serta pembentukan pigmen kulit.

Perkembangan janin 1 hingga 5 bulan tentu tidak akan terhenti, masih ada separuh perjalan yang harus ditempuh dalam rahim seorang ibu hingga sampai pada proses kelahirannya di dunia. Janin yang berada di dalam kandungan ibunya akan sangat membutuhkan nutrisi untuk perkembangan berikutnya. Seorang wanita hamil harus bisa menjaga kondisi tubuhnya baik secara lahir maupun batin. Secara lahiriah maksudnya harus mempunyai kecukupan nutrisi yang mendukung kesehatan bayi yang ada dalam kandungannya. Sedangkan kondisi batiniah diharapkan seorang ibu bisa menghindari stress yang berlebihan, karena akan mempengaruhi bayi yang ada di dalam kandungannya.

tahapan-perkembangan janin 1-6 bulan

Demi menjaga nutrisi, seorang ibu hamil harus menjaga pola makan serta kondisi kesehatannya agar tidak mudah sakit. Makanan yang baik terutama adalah sayur dan buah, dan menghindarkan diri dari konsumsi makananan yang membahayakan, termasuk alkohol dan merokok. Apapun kondisi yang dialami seorang ibu pasti nantinya akan dirasakan pula oleh janin dalam kandungannya.

Dari kehamilan bulan pertama hingga bulan kelima, merupakan usia  yang sangat menentukan kondisi bayi yang akan dilahirkan nantinya. Jika diperlukan, wanita hamil bisa mengonsumsi nutrisi tambahan baik yang berfungsi untuk mendukung tumbuh kembang janinnya maupun untuk menjaga kondisi prima tubuhnya sendiri.

Demi kesehatan ibu dan calon bayi yang dikandungnya pula, seyogyanya dilakukan pemeriksaan rutin dengan orang yang berkompeten, misalnya dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau bisa juga pemeriksaan ke bidan. Dukungan seorang suami juga mutlak dibutuhkan seorang wanita hamil, karena kondisi wanita akan semakin lemah seiring bertambahnya usia kehamilan. Suami harus bisa siaga dalam menjaga kondisi istrinya agar tetap stabil kesehatannya.

Related Post to Perkembangan Janin di Rahim Usia 1 Hingga 5 Bulan

error: Content is protected !!